Kamis, 27 Maret 2014

W A L I J O dot C O M: “Pancaran Nur Ilahi seorang Wali” plus 1 more

W A L I J O dot C O M: “Pancaran Nur Ilahi seorang Wali” plus 1 more

Link to Walijo dot Com

Pancaran Nur Ilahi seorang Wali

Posted: 27 Mar 2014 02:25 AM PDT

Imam Ghozali bermaksud untuk menjelaskan bahwa Wali adalah benar-benar ada, dan kita harus mempercayainya, seperti kita juga percaya  tentang adanya  nabi Allah. Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin, Imam Ghozali menegaskan, “Bahwa siapa-siapa yang membantah/mengingkari tentang adanya manusia tingkat Wali maka ia juga mengingkari adanya manusia tingkatan Nabi”. Lebih jauh Imam Ghozali ber kata, “Bahwa waliyullah itu […]

Dzikir, Imam Al Ghozali

Posted: 26 Mar 2014 02:25 PM PDT

Imam  Al Ghozali berkata : Pertama-tama saya berupaya menempuh jalan tasawuf  dengan banyak wirid, dzikir, puasa, dan sholat. Kemudian ketika Tuhan melihat ketulusan niat-niat saya, Dia memerintahkan agar mengunjungi salah seorang wali Nya, beliau berkata kepada saya ( Al Ghozali ), ” Jauhkan dirimu / hatimu , dari segala keterikatan, kecuali keterikatan kepada Allah. Dan […]

Rabu, 26 Maret 2014

W A L I J O dot C O M: “Ajaran Tasawuf: Muroqobah kepada Allah” plus 1 more

W A L I J O dot C O M: “Ajaran Tasawuf: Muroqobah kepada Allah” plus 1 more

Link to Walijo dot Com

Ajaran Tasawuf: Muroqobah kepada Allah

Posted: 26 Mar 2014 02:25 AM PDT

Muroqobah , Secara harfiah berarti awas-mengawasi. Dalam istilah  Tasawuf menurut al-Qusairy,  Muroqobah ialah: “keadaan seseorang meyakini sepenuh hati bahwa Allah selalu melihat dan mengawasi kita. Tuhan mengetahui seluruh gerak-gerik kita dan bahkan segala yang terlintas dalam hati diketahui Allah.” Dalam kitab Risalah Qusyairiyyah Imam Qusyairy, ber kata, “Muroqobah ialah, bahwa hamba tahu sepenuhnya bahwa Tuhan selalu melihatnya.”. Dalam […]

Ajaran Tasawuf: Mahabbah, Syauq, Wushul, Qona’ah

Posted: 25 Mar 2014 02:25 PM PDT

* Ajaran Tasawuf:  Mahabbah: kecenderungan kepada Allah secara paripurna, mengutamakan urusan-Nya atas diri sendiri, jiwa dan hartanya, sepakat kepada-Nya lahir dan batin, dengan menyadari kekurangan diri sendiri (Syaikh alMuhasibiy). Rabi’ah berkata: “Orang yang mahabbah kepada Allah itu tidak habis rintihan kepada-Nya sampai ia dipanggil ke sisiNya. * Ajaran Tasawuf  Syauq: yaitu kerinduan hati untuk selalu […]